Peringatan Dini Tsunami Dikeluarkan Pasca Gempa 7,7 SR, Labesi Himbau Masyarakat Tetap Tenang

IndoBRITA,Tahuna- Gempa berkekuatan 7,7 Skala Ritcher mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin(8/6/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

Hal tersebut tentu saja memicu kepanikan, menyusul laporan dari BMKG yang mengeluarkan peringatan dini Tsunami, hingga masyarakat berlarian keluar rumah dan memenuhi jalan raya. Sekolah-sekolah memulangkan siswanya meskipun ditengah Ujian Akhir yang sedang berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi saat dikonfirmasi mengatakan,  gempa dengan kekuatan berskala besar seperti ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe. ” Gempa dengan skala besar seperti ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, hingga mengakibatkan kepanikan masyarakat” ujar Labesi.

Labesi juga memberikan apresiasi kepada sebagian masyarakat di daerah pesisir yang gerak cepat melakukan evakuasi mandiri untuk mengantisipasi terjadinya situasi darurat serta kepada pihak-pihak sekolah yang telah berinisiatif meliburkan/memulangkan siswa lebih awal walaupun sedang melaksanakan Ujian Akhir.

Mengenai informasi kerusakan rumah/fasilitas umum, Labesi mengatakan bahwa hingga saat ini pihak BPBD masih menunggu laporan dari tiap-tiap pemerintah Kampung(Kapitalaung) tentang data yang valid.

” Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tetap tenang dan menunggu informasi dari pemerintah daerah, jangan termakan informasi/isu-isu yang tidak valid yang beredar” pungkasnya. (VER/Adve).

 

 

 

 

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *