Pandangan Umum Fraksi, Henry Walukow Ingatkan Pemprov Sulut Perhatikan Sarana dan Prasarana Jalan

indoBRITA.co, MANADO – Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Henry Walukow beberkan satu poin catatan penting saat menyampaikan Pandangan umum Fraksi, saat rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban APBD tahun 2025 dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah, Selasa (23/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Henry Walukow mengungkapkan bahwa pada prinsipnya Fraksi Partai Demokrat menerima dan menyetujui Raperda untuk dibahas dan dilanjutkan pada tahapan selanjutnya.

Read More

“Pada prinsipnya Fraksi Partai Demokrat setelah mencermati, mendengar, meneliti, dan melakukan perhitungan serta mengamati kinerja setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam realisasi program anggaran APBD tahun 2025 serta laporan setiap anggota Fraksi di setiap Komisi, kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di tahun 2025 boleh melaksanakan pengelolaan anggaran yang tepat, cermat dan berprestasi dan berdampak besar bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Utara, ditambah lagi begitu banyak penghargaan dan prestasi yang telah disampaikan tadi,” ungkapnya.

Henry mengatakan ada beberapa catatan yang nanti akan diserahkan, tetapi satu poin saja yang ingin disampaikan. Dalam poin tersebut, ia mengingatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar sarana dan prasarana jalan-jalan Provinsi untuk diperhatikan.

“Satu poin saja yang ingin saya sampaikan, tolong diingat dan diperhatikan untuk sarana dan prasarana jalan-jalan provinsi. Kita ketahui bersama bahwa jalan provinsi ini adalah wajah Sulawesi Utara. Dalam kesatuan tubuh, seluruh tubuh ini kelihatan sehat, tapi kalau wajah rusak akan tercoreng secara keseluruhan,” katanya.

“Di dalam reses atau serap aspirasi banyak sekali usulan daripada masyarakat dan mudah-mudahan di APBD perubahan atau APBD tahun 2027 ini bisa mendapatkan porsi lebih besar dari tahun 2026. Ini mungkin yang jadi harapan kami, semoga bisa menjadi perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Henry.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *