BPBD dan Forkopimda Sangihe Bersinergi Percepat Pemulihan Wilayah Pasca-Gempa

IndoBRITA,Tahuna- Selasa(9/6/2026), Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Forkopimda, di Ruang Serbaguna, Rumah Jabatan Bupati, Selasa(9/6/2026).

Dalam Rakor tersebut, ada beberapa hal penting yang dibahas berkaitan dengan langkah-langkah yang diambil pasca terjadinya bencana Gempa Bumi di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin(8/6/2026) sekitar pukul 07.38 WITA.

Gempa Bumi yang berkekuatan 7,7 Skala Richter tersebut, mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe, sehingga mengakibatkan kepanikan yang luar biasa. Sejumlah rumah penduduk di beberapa wilayah mengalami kerusakan, mulai dariĀ  rusak ringan, rusak sedang hingga rusak berat.

Wilayah yang mengalami kerusakan terparah adalah di Pulau Kawio, Kecamatan Marore yang merupakan daerah paling dekat dengan pusat gempa yang ada di Filipina.

Kepala Badan (Kaban) Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kelakuan Sangihe, Wandu Labesi yang juga hadir dalam Rakor tersebut menyampaikan, bahwa Kecamatan Marore menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan jumlah rumah yang rusak adalah 102.

” Karena masyarakat di wilayah tersebutĀ  masih ada di tempat pengungsian, maka yang menjadi prioritas tentunya adalah Sembako. Kami juga mengusulkan kepada pemerintah daerah agar dibangun dapur umum di wilayah tersebut.” Kata Labesi.

Sementara itu, menurut Labesi, untuk bantuan rehabilitasi rekonstruksi, pihak BPBD memerlukan lebih banyak tenaga teknis yang berkompeten dibidangnya.” Di BPBD, kami hanya memiliki dua orang sarjana teknik, yang tentu saja tidak akan mampu meng cover Tiga Kampung, apalagi di Kampung Kawio sebagai wilayah dengan jumlah kerusakan terbanyak” lanjutnya.

Masalah kelistrikan juga tak luput dari pembahasan dalam Rakor tersebut. Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari yang memimpin jalannya rapat, memberikan pertanyaan kepada pihak PLN mengenai pemadaman listrik yang tetap terjadi pasca gempa bumi dan kendala-kendala dilapangan.

Berdasarkan hasil Rakor, Bupati bersama instansi terkait bertolak menuju Kecamatan Marore pada Rabu(10/6) menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 95.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut: Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, Danlanal Tahuna, Kolonel Laut(P), Hadi Subandi, M.Tr,Hanla, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik,SH.SIK.MAP, Kajari Tahuna, I Bagus Putera Agung, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna, Sigit Triadmojo, SH, serta seluruh peserta rapat.(VER/Adve).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *