indoBRITA, Amurang – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH memimpin rapat koordinasi dengan wakil bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP yang dihadiri asisten dan kepala SKPD.
Rapat tersebut membahas rencana pembangunan Nasional Maritime Surveillance System (NMSS). Serta, pendirian Sekolah Rakyat (SR) di Minahasa Selatan.
”Ya, pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan maritim di wilayah Minsel. Juga, perairan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan,” ujar bupati Franky Donny Wongkar.
Menurutnya, dalam suasana diskusi yang konstruktif. Nah, berbagai gagasan dan masukan disampaikan guna memastikan kedua program ini dapat berjalan secara optimal.
”Ya itu, sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan menjadi kunci utama. Sehingga implementasi rencana ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata. Baik dalam menjaga keamanan wilayah laut maupun mendorong kesejahteraan masyarakat,” tegas bupati FDW yang dibenarkan wakil bupati Theodorus Kawatu.
Menariknya, hadir dalam Pertemuan
Diskusi komprehensif ini yaitu jajaran pimpinan daerah dan pemangku kepentingan terkait, di antaranya:
Glady Kawatu, SH., M.Si. (Sekretaris Daerah), Drs. Benny V. J. Lumingkewas (Asisten Pemerintahan dan Kesra / Plt. Kadis Sosial), Franky Tangkere, SP., M.Si (Asisten Perekonomian dan Pembangunan / Plt. Kadis Perikanan).
Juga, Arthur D. Tumipa, M.Ed. (Plt. Asisten Administrasi Umum / Kadis Pendidikan dan Kebudayaan). Dr. Raymond Brando Tampemawa, SH., MH (Kepala Bapelitbangda). Mayor Bakamla Theolipus Dhipang, ST. (Pranata Komputer Ahli Muda)
Pimpinan/Perwakilan PT. Kayu Wolo selaku pemilik lahan.
”Melalui kolaborasi yang solid ini, diharapkan rencana pembangunan National Maritime Surveillance System (NMSS) dan pendirian Sekolah Rakyat (SR) dapat segera terealisasi. Juga dalam rangka hal diatas akan menjadi tonggak penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegas bupati FDW dan Wabup TK. (*/ape)





