Level Gunung Awu Meningkat, BPBD Himbau Masyarakat Tetap Waspada

IndoBRITA,Tahuna- Peningkatan status gunung Awu, telah dibahas dalam rapat bersama antara pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, pemerintah Provinsi Sulut serta Balai Pengamatan Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Sulawesi-Maluku.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe (BPBD) , Wandu Labesi saat diwawancarai.

Menurut Labesi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperketat langkah antisipasi pasca meningkatnya status aktivitas Gunung Awu menjadi Level III atau Siaga. Berbagai upaya mitigasi dilakukan guna menjamin keselamatan masyarakat di kawasan rawan bencana.

“Sejumlah instruksi telah dikeluarkan kepada masyarakat terkait aktivitas dikawasan gunung Awu.” Kata Labesi.

Hal tersebut disampaikan karena menurut Labesi, masih banyak masyarakat maupun wisatawan  yang beraktivitas diarea sekitar gunung Awu.

“Kami berharap masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana memperhatikan setiap petunjuk yang disampaikan pemerintah daerah, karena tugas pemerintah adalah menjamin keselamatan masyarakat,” katanya.

BPBD telah mengedarkan permohonan penggunaan aset kepada sejumlah pihak, baik keluarga, organisasi gereja, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya untuk dijadikan lokasi pengungsian sementara.

Saat ini, masyarakat yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) II dalam radius 3 hingga 5 kilometer dari puncak Gunung Awu diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan pemerintah.

“Jika status naik menjadi Awas, maka wilayah dalam radius 3 sampai 5 kilometer dari puncak Gunung Awu akan dikosongkan,” tegas Labesi. (VER).

 

 

Related posts