indoBRITA, Amurang – Minahasa Selatan boleh berbangga memiliki sosok anggota DPR RI. Adalah Felly E Runtuwene, SE yang kini sebagai Ketua Komisi IX DPR RI. Perempuan asli Desa Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Barat bersama anggota dan jajaran mitra kerja di Amurang.
Kedatangan FER di Kantor Bupati Minsel diterima oleh Bupati Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP dan jajaran Pemkab Minsel.
”Terima kasih bupati FDW dan wakil bupati TK sudah menerima kami anggota DPR RI lebih khusus Komisi IX. Ada banyak hal di Pemkab Minsel yang kami datang untuk menyampaikan sejumlah maksud. Dan tentunya hal-hal terkait apresiasi untuk Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan,” ujar Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene, SE kepada wartawan, Rabu (22/4/2026) kemarin.
Menariknya, kunjungan Komisi IX diterima langsung Bupati Franky Donny Wongkar, SH dan
Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, S.I.P serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu, SH, M.Si, bersama para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan segenap jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan.
”Ya, kedatangan bersama rombongan dalam rangka memberi dukungan untuk peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Amurang,” tegas FER didampingi sejumlah personil Komisi IX.
Menurutnya, kedatangan kami memastikan bahwa kunjungan kerja kali ini akan menjadi “Harapan Baru” di Pemkab Minsel. Hal ini, dalam rangka peningkatan Pelayanan Kesehatan RSUD Amurang yang lebih baik.
”Karena itu, kami selalu berharap Doa dan Dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan dalam kunjungan kerja Komisi IX DPR RI di daerah yang tercinta ini. Tentunya, banyak hal menjadi harapan agar temuan atau lainnya guna lebih dikedepankan secara luas,” tegas Runtuwene, yang juga personil Fraksi NasDem DPR RI tersebut.
Ditambahkannya, Felly E Runtuwene menyentil soal RSUD Amurang belakangan ini. Ternyata, gedung yang serba lengkap saat ini hanya 11 pasien yang dilayani.
”Padahal, pelayanan kesehatan cukup baik. Menjadi pertanyaan, SDM belum maksimal. Tentunya harus dirapikan atau segara dibenahi. Disamping itu, Pemkab Minsel harus sampaikan ke Pemerintah Desa dan Pemerintah Kelurahan soal keterbatasannya,” ucap Felly.
Oleh sebab itu, anjurannya Pemkab Minsel segera sosialisasi semua masalah pelayanan kesehatan.
”Termasuk soal vaksin rabies dan masalah krusial lainnya. Dengan demikian pelayanan kesehatan di RSUD Amurang serta RSU GMIM Kalooran Amurang dan RS lainnya untuk terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatannya,” ungkap Felly E Runtuwene, perempuan asli Amurang ini. (*/ape)





