IndoBRITA,Tahuna- Masyarakat Kelurahan Kolongan Beha Baru(KB2), Kecamatan Tahuna Barat, menutup akses Jalan Raya menuju Base Camp CV Anugerah Dinasty Sakti, Selasa(7/4/2026).
Penutupan akses jalan tersebut merupakan bentuk protes masyarakat Kelurahan Kolongan Beha Baru kepada CV Anugerah Dinasty Sakti, yang tak kunjung merealisasikan janjinya untuk melakukan pengaspalan jalan raya disepanjang simpang tiga Kantor Kelurahan Kolongan Beha sampai Kelurahan Kolongan Beha Baru tepatnya di depan CV. Anugerah Dinasty Sakti.
Setelah melakukan penutupan akses jalan, Pukul 08.05 wita , pemerintah Kelurahan Kolongan Beha dan Kelurahan Kolongan Beha Baru, Kecamatan Tahuna Barat, melaksanakan pertemuan di Halaman Kantor Lurah Kolongan Beha yang dikoordinasi Adri Doliap, dengan kesimpulan bahwa akan dilakukan pertemuan antara pihak Kelurahan Kolongan Beha dan Kelurahan Kolongan Beha Baru dengan pihak CV Anugerah Dinasty Sakti.
Pertemuan tersebut dihadiri Lurah Kolongan Beha BENNY MEDEA, S.AP, Lurah Kolongan Beha Baru NOVINE GANSALANGI, S.STP, . Kasat Intelkam Polres Kepl. Sangihe IPTU TRISNO BIALELANG, Kasie Pemerintahan Kelurahan Kolongan Beha Baru STEVEN SARAPI, Bhabinkamtibmas Polsek Tahuna AIPDA FERDINAND LOHO, Babinsa Koramil 1301 – 05 Sangihe SERTU JOHN MAMANTUNG, Toga Kelurahan Kolongan Beha Baru sekaligus Koordinator Aksi ADRI DOLIAP
Pada pukul Pukul 09.00 wita, pertemuan antara Pemerintah Kelurahan Kolongan Beha Baru, Kelurahan Kolongan Beha dan CV Anugerah Dinasty Sakti akhirnya dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kolongan Beha Baru Kecamatan Tahuna Barat , yang membahas tuntutan masyarakat terkait dengan Pengaspalan Jalan. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Kelurahan Kolongan Beha dan Kelurahan Kolongan Beha Baru menuntut janji pihak CV Anugerah Dinasty Sakti mengenai pengaspalan jalan.
Julius Rainga, selaku Direktur CV Anugerah Dinasty Sakti mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Dinasty di Manado, dan berdasarkan pertemuan tersebut, diputuskan perbaikan jalan akan dilaksanakan tanggal 10 April mendatang.
Setelah pelaksanaan pertemuan tersebut, masyarakat akhirnya membuka kembali akses jalan yang ditutup sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali.(Ver).





